NADIKABAR.COM — Peredaran narkoba hingga pecandu di lingkungan Kampung Ambon membuat warga resah. Warga kerap merasa terganggu dengan kebisingan di lingkungan.

Dalam penggerebekan di Kampung Ambon, Jakarta Barat pada Jumat (9/10/2026), polisi mendapat bantuan dari warga sekitar. Bahkan polisi sempat dicurhati jika orang-orang pecandu di sana kerap berisik saat malam hingga kendaraannya menghalangi jalan keluar masuk rumah warga.

"Ya, kalau Bapak mendengar laporan itu, nggak mungkin saya membantah itu realistisnya yang ada di warga saya. Ya sejenis keributan saja seperti itu, Pak. Karena mungkin berisik, seperti itu," kata Ketua RW 07, Yeni Ritiau Napitupulu, Kelurahan Kedaung Kaliangke seusai penggerebekan.

Yeni juga tak memungkiri maraknya peredaran narkoba di sana banyak disimpan di kamar-kamar indekos untuk mengelabui petugas. Dia pun mengaku kesulitan mengawasi para penyewa kos yang kerap menghindari aturan wajib lapor.

"Kami hanya mengedukasi kepada pemilik kos, kalau ada orang datang, wajib lapor 1x24 jam dan serahkan data KTP. Tapi kalau mereka kucing-kucingan, tidak memberikan laporan, ya kami nggak bisa bikin apa-apa," ujarnya.

Di Kampung Ambon, Yeni sudah menjabat sebagai Ketua RW selama 13 tahun. Katanya dia tidak bisa berbuat banyak dengan keadaan yang ada.

"Bahkan ketika saya tanyakan ke RT-nya dan jawabnya, 'Kita kadang-kadang datang, orangnya nggak ada', ya kami nggak bisa bikin apa-apa, seperti itu. Kami nggak bisa menindak apapun. Karena bukan wewenang kami," katanya.

Untuk itu, Yeni mengaku berterima kasih kepada aparat yang punya upaya menggerebek kawasan Kampung Ambon sebagai sarang narkoba. Menurutnya hal itu dapat memunculkan optimisme soal situasi kondusif di sana.

"Kami dari warga merasa berterima kasih ketika bapak-bapak dari aparat kepolisian atau siapapun, mungkin dari BNN, disambangi dalam konteks untuk menjaga ketertiban dan keamanan," katanya.

Tak hanya itu, dia operasi pemberantasan narkoba tidak hanya sekadar formalitas saja. Dia harap semua berkomitmen untuk benar-benar memberantas narkoba di Kampung Ambon.

"Saya berharap mulai dari atas sampai ke bawah sama-sama komitmen dan konsisten. Itu saja, Pak. Karena tidak ada satu unit pun atau satu orang pun yang sanggup jadi Superman menyelesaikan masalah narkoba," kata Yeni.