βSatu partai politik meskipun di luar pemerintahan, tetapi gaya langgam politiknya tidak menjadi oposisi yang kuat. PDI Perjuangan mengambil sikap yang lebih lunak, atau dapat disebut sebagai quasi-oposisi,β ujarnya.
Selain konsolidasi partai politik, Khamami menyoroti pentingnya hubungan harmonis pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan besar, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Ia menilai organisasi-organisasi keagamaan tersebut cenderung menunjukkan sikap politik yang lebih kooperatif dibandingkan dengan periode pemerintahan sebelumnya. Diskursus keagamaan di ruang publik juga dinilai relatif tenang dan tidak memicu fragmentasi sosial.
βHampir kita saksikan diskursus tentang agama dalam politik nasional tidak mengarah pada konflik atau perdebatan yang memanas dibanding periode sebelumnya. Kelompok keagamaan bukan lagi menjadi lawan politik, melainkan partner politik dalam menjaga harmonisasi sosial,β katanya.