NADIKABAR.COM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meninjau hasil program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) yang diimplementasikan oleh SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut dipusatkan di SMA Negeri 2 Jombang.

Beragam komoditas buah dan sayur dipamerkan, mulai dari jambu, melon, pisang, belimbing, pepaya, jeruk, cabai, sawi hidroponik, hingga terong ungu dan putih. Berbagai hasil tersebut menjadi bagian dari upaya memanfaatkan lahan sekolah secara produktif sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para murid.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah bersama Menteri PPPA juga menanam bibit jeruk madu sebagai bagian dari pengembangan Program SIKAP di lingkungan SMA Negeri 2 Jombang. Selain itu, Khofifah meninjau hasil prakarya dan kewirausahaan dari seluruh SMA Double Track Kabupaten Jombang.

"Ini tahun ketiga program SIKAP, dan ini program inisiatif Dinas Pendidikan Jawa Timur yang dibangun berbasis pemanfaatan lahan sekolah secara produktif dan berkelanjutan," kata Khofifah.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak selalu harus dibangun melalui lahan yang luas. Setiap ruang yang tersedia di sekitar institusi, termasuk sekolah maupun rumah, dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan.