Untuk menghemat waktu, Prof Ganefri lantas menawarkan kepada muktamirin agar proses pemilihan Ketua Umum PBNU masa bakti 2026-2031 digelar paralel dengan sidang AHWA. Seperti diketahui, 9 anggota AHWA bersidang untuk menentukan Rais Aam PBNU.

"Kami juga menawarkan kepada para peserta muktamar untuk mengingat waktu, maka proses pemilihan ketua umum bisa kita lakukan paralel dengan AHWA bersidang," ujarnya yang langsung disetujui para muktamirin.