NADIKABAR.COM — Pembalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa naik ke posisi empat balapan (race) pertama seri terakhir Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026 di Sirkuit Misano, Emilia-Romagna, Italia, Minggu, seusai revisi hasil dilakukan Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM).

Dikutip dari FIM MotoJunior, sebelumnya, Kiandra yang memperkuat Honda Asia-Dream Racing menduduki urutan ke-10 race pertama Misano lantaran tidak menjalankan sanksi long lap penalty.

Pengabaian itu membuat otoritas balapan menambahkan enam detik ke waktu total balapannya. Kiandra Ramadhipa pun terlempar ke posisi 10 meski menuntaskan race di peringkat ketiga.

Dalam dokumen resmi sebelum revisi, FIM menyatakan Kiandra Ramadhipa tujuh kali melakukan pelanggaran batas lintasan (exceeded track limits) di tikungan kedua (T2).

Namun, beberapa jam setelahnya, FIM melakukan perbaikan karena ternyata terjadi eror pada sensor lintasan dari T1 sampai T2.

Bukan cuma Ramadhipa, beberapa pembalap lain juga berubah posisinya setelah revisi.

Peringkat tiga besar race pertama di Sirkuit Misano yang terbaru adalah Fernando Bujosa (AC Racing) di posisi satu, urutan kedua Kiattisak Singhapong (Honda Asia-Dream Racing) dan ketiga Yaroslav Karpushin (CFMoto Aspar Junior).

Sebelum itu, urutan tiga besar dihuni Fernando Bujosa sebagai pemenang, lalu disusul dua pembalap CFMoto Aspar Junior Team Yaroslav Karpushin dan Carlos Cano masing-masing di posisi kedua dan ketiga.

Meski demikian, tidak ada perubahan posisi di klasemen akhir. Carlos Cano tetap menjadi juara dunia dengan koleksi 199 poin, sementara Yaroslav Karpushin ada berstatus runner-up dengan 168 poin.

Giulio Pugliese (CFMoto Aspar Junior) di urutan ketiga dengan 161 poin dan Fernando Bujosa di tempat keempat dengan 151 poin.

Kiandra Ramadhipa, yang jumlah poinnya bertambah dari sebelumnya 139 menjadi 146, masih mengisi peringkat kelima.

Bagi Kiandra Ramadhipa, pencapaian di Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026 tidak akan membawanya ke Moto3 2027. Hal itu lantaran dia gagal menduduki posisi tiga besar, yang menjadi syarat agar dapat membalap di Moto3 2027 meski berusia di bawah 18 tahun.

Meski demikian, berada di lima besar klasemen akhir kejuaraan junior bergengsi di ekosistem MotoGP tersebut membuat peluang pembalap yang baru akan berumur 17 tahun pada 4 Desember 2026 itu tetap terbuka untuk menembus Moto3.

Andai semuanya berjalan sesuai rencana, Kiandra Ramadhipa dapat berkompetisi di Moto3 setidak-tidaknya mulai musim 2028.