Warung Bhabinkamtibmas adalah tempat untuk warga menyampaikan saran dan masukan ke polisi Bhabinkamtibmas di desa. Suasana yang dibuat adalah santai dan bersahaja sebagaimana kumpul di warung.

Sedangkan Polirin, program ini dibentuk sebagai respons adanya 450 ribu warga Banten yang saat ini masuk kategori pengangguran. Ini katanya bisa menimbulkan gangguan kamtibmas dan Polri harus mengambil kebijakan untuk peduli pada pengangguran.

"Maka salah satu solusi dengan melaksanakan 3M yaitu merekrut, melatih dan menyalurkan dengan harapan dapat mengurangi angka pengangguran di wilayah hukum Polda Banten," tegasnya.

Seluruh jajaran di bawah juga katanya harus humanis, eksis, bermanfaat, antisipatif dan tegas. Jajaran diminta agar semangat menjalankan pekerjaan, memiliki rasa bangga, syukur dan tanggung jawab melaksanakan tugas.

Di bawah kepemimpinan Suyudi Ario Seto, BNN membersihkan kampung di Jakarta dari peredaran narkoba. Operasi besar-besaran yang digelar selama tiga hari, pada 5-7 November 2025 dilakukan di 34 provinsi se-Indonesia.

"Total kawasan atau kampung rawan narkotika yang menjadi sasaran sebanyak 53 lokasi yang terdapat di 34 provinsi," kata Kepala BNN RI saat itu, Komjen Suyudi Ario Seto, Senin (10/11/2025).

Kampung Ambon dan Kampung Bahari, Jakarta turut jadi target operasi penindakan narkoba. Dari dua lokasi itu, sebanyak 35 orang diringkus.

Dari tiga hari operasi penindakan itu, tim gabungan berhasil menangkap 1.259 orang. Ribuan orang tersebut diduga terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Sejumlah barang bukti narkotika turut diamankan dalam operasi tersebut. Di antaranya 126.325,72 gram sabu, 126,32 kg ganja, hingga 1.428 butir pil ekstasi.

"Selain barang bukti narkotika tersebut petugas gabungan pun berhasil mengamankan sejumlah barang bukti non-narkotika lainnya di antaranya yaitu uang tunai sebanyak Rp 1.543.699.000 dan uang tunai diduga palsu sebanyak Rp 5,5 juta," bebernya.

Operasi di kampung narkoba tak berhenti sampai situ. Pada Minggu (16/8/2026), BNN menggerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam operasi tersebut, BNN menyita sejumlah barang bukti antara lain narkotika jenis ganja atau gorila yang ada di sebelah kiri. Kemudian barang bukti uang, kemudian senjata api, ada samurai, ada beberapa peluru, ada handphone, ada aset-aset lain, termasuk di depan rekan-rekan ada mobil 2.

Barang bukti tersebut dipamerkan saat konferensi pers. Mobil mewah berupa BMW dan satu unit Vespa turut dipajang. Petugas mengamankan MR di sebuah klinik kecantikan sebelum akhirnya membawanya ke Kampung Bahari.

Di bawah kepemimpinan Suyudi, BNN juga menangkap salah satu buron Interpol yang menyita perhatian, yaitu Dewi Astutik alias PA (43). Bandar 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun itu ditangkap di Kamboja.