Couney memajang bayi-bayi prematur di dalam inkubator dan mengenakan tarif masuk sebesar 25 sen bagi pengunjung yang ingin melihatnya.

Kendati sempat mendapat penolakan dari pihak keluarga karena tak ingin anaknya dijadikan tontonan, Couney tidak pernah memungut biaya sepeser pun dari orang tua bayi. Uang hasil tiket masuk itulah yang ia gunakan seluruhnya untuk membiayai perawatan medis bayi-bayi tersebut selama 40 tahun pameran berjalan.

Kisah sukses wahana ini diakui langsung oleh para penyintasnya Beth Allen, salah satu bayi prematur yang berhasil selamat berkat inkubator Couney. Dirinya mengungkapkan betapa berharganya kesempatan hidup yang ia dapatkan.

"Tidak ada orang lain yang menawarkan bantuan apa pun untuk menyelamatkan saya kala itu. Tanpa Martin Couney, saya tidak akan memiliki kehidupan," kenang Allen.