"Durasinya sangat cepat sekali, kami berproses mulai tanggal 8 Agustus, kemudian hari ini kita selesai, 20 kali latihan," tutur Eny.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut perhelatan ini sukses membawa pesan persatuan bagi masyarakat Indonesia. Ia merasa sangat bangga karena acara ini akhirnya kembali digelar di Jawa Tengah setelah puluhan tahun berlalu.
"Hari ini 47 tahun sejak tahun 1979 Musabaqah Tilawatil Quran ke-31 ada di Provinsi Jawa Tengah," papar Luthfi.
Menurut Luthfi, ajang ini mampu menjadi ruang perjumpaan warga dari berbagai latar belakang budaya. Kehadiran sejumlah kepala daerah dari lintas provinsi membuktikan tingginya semangat persaudaraan dalam kegiatan keagamaan ini.
"MTQ ini tidak hanya merupakan lomba untuk membaca dan menghafalkan Alquran, tetapi di dalamnya mempunyai makna sebagai pesta rakyat yang menyatukan masyarakat di lintas agama maupun di lintas latar belakang," pungkasnya.