Schroeder percaya bahwa warna serangga ini membantu mereka berkamuflase di tim redaksi bunga she-oak yang memiliki struktur ramping berwarna merah hingga oranye. Schroeder menuliskan pewarnaan krem dan merah yang serupa telah diamati pada serangga yang berkerabat jauh yang hidup di tanaman yang sama. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa kamuflase mungkin telah berevolusi secara independen beberapa kali.

"Penampilan ikonik Taylor Swift adalah rambut pirang dan bibir merahnya. Serangga ini berwarna kuning pucat dengan aksen merah di seluruh tubuhnya. Dalam makalah ini saya menyebutnya sebagai pirang," imbuh Schroeder.

Diketahui, Schroeder dan Weirauch memeriksa 593 spesimen yang dipinjam dari Museum Sejarah Alam Amerika dan Museum Australia, yang dikumpulkan tim redaksi tahun 1995 dan 2004. Serangga-serangga tersebut terbagi ke dalam kelompok evolusi yang berbeda meskipun memiliki tanaman inang yang sama dan warna yang serupa.

Di sisi lain, meskipun telah dilakukan selama berabad-abad, terdapat beberapa perdebatan di kalangan ahli entomologi mengenai penamaan bagian-bagian dunia alami berdasarkan nama manusia. Namun, Schroeder sangat yakin bahwa praktik tersebut dapat digunakan secara positif.