"Namun bisnis tidak sepenuhnya hanya bergantung pada satu cara saja, inovasi dan kreatifitas juga dibutuhkan disitu. Marketplace yang sudah mapan tentunya memiliki keunggulan di setiap rantai pasok yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM maupun konsumen. Pada dasarnya pelaku UMKM membutuhkan jaringan pemasaran luas, tentunya akan diuntungkan jika menggunakan marketplace yang memang selalu mengupdate kemampuannya untuk penetrasi pasar," tambahnya.

Tidak hanya itu, ia juga memandang Shopee salah satu marketplace yang memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan banyak marketplace lainnya. Gunawan menegaskan yang penting pelaku UMKM juga memiliki ambisi untuk mendorong usahanya agar terus berkembang. "Karena tidak sedikit juga pelaku UMKM yang sudah puas dengan kondisi usahanya saat ini, sehingga terkadang dengan sendirinya menutup diri untuk menggunakan ruang digital sebagai wahana pemasaran," ungkapnya.

Ia juga menegaskan, satu hal yang perlu diwaspadai adalah ketergantungan pada marketplace yang signifikan juga bisa membunuh kreatifitas pelaku UMKM. Marketplace kompetitif selalu memiliki kreatifitas yang turut dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha.

Menurutnya, pelaku UMKM juga harus terus diasah dengan meningkatkan literasi atau kemampuannya untuk memaksimalkan ruang digital. Disamping itu, Gunawan mengatakan marketplace bisa pro aktif dengan memberikan pelatihan bisnis ke pelaku UMKM.

"Selanjutnya, pemerintah juga memberikan pendampingan dengan mendorong kemampuan digital pelaku usaha. Pemenuhan administrasi seperiti birokrasi hingga mempermudah sertifikasi produk, menjadikan pelaku UMKM sebagai mitra pemerintah di ruang pengadaan hingga mendorong akses pembiayaan yang mudah bagi pelaku UMKM," pungkasnya.

Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita mengatakan UMKM memiliki kedudukan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Hal tersebut, searah dengan upaya Shopee untuk meningkatkan UMKM berkelanjutan.

"Kami percaya UMKM dan produk lokal memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, Shopee terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi, program, dan fitur yang dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8/2026).

Dalam merealisasikannya, Shopee membuat beberapa program unggulan. Program tersebut yakni kampus UMKM Shopee dan Program Ekspor Shopee, yang nantinya akan membuka peluang lebih luas bagi UMKM mulai pasar lokal hingga global.

"Melalui inisiatif dan program UMKM seperti Kampus UMKM Shopee dan Program Ekspor Shopee, kami ingin membuka lebih banyak akses, peluang, dan dukungan bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing produk lokal serta menjangkau pasar yang lebih luas," tambahnya.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengatakan sejak digulirkan pada 2019 hingga catatan per Desember 2025, Program Ekspor Shopee telah sampai ke berbagai negara di dunia.

Melalui program tersebut, telah memasarkan lebih dari 90 juta produk UMKM lokal ke kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Amerika Latin. Lalu tiga destinasi ekspor teratas yakni ke Malaysia, Singapura, dan Filipina.

"Sejak diluncurkan pada tahun 2019, Program Ekspor Shopee telah sukses memasarkan lebih dari 90 juta produk UMKM lokal ke berbagai negara. Melalui sinergi bersama pemerintah dan mitra strategis, kami terus berupaya untuk membuka akses pasar global," jelasnya.

Tidak hanya itu, Shopee juga meluncurkan Program Ekspor Shopee FLEXI pada Juli 2025. Hal tersebut untuk memberikan kebebasan kepada pelaku usaha dalam menyiapkan strategi untuk mengembangan UMKM ekspor.

"Inisiatif ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi para Penjual untuk mengatur sendiri strategi pemasaran toko ekspor mereka. Melalui rangkaian langkah strategis ini, Shopee berkomitmen untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM Indonesia," ungkapnya.

Saat ini, jarak tidak menjadi penghambat untuk mengikuti Kampus UMKM Shopee Kelas Online. Dengan satu genggaman ponsel di tangan, semua pelaku UMKM dapat mengakses berbagai edukasi untuk belajar dan berkembang.

"Kami percaya setiap pengusaha UMKM berhak mendapatkan akses yang sama untuk belajar dan berkembang. Karena itu, melalui Kampus UMKM Shopee Kelas Online, kami menghadirkan berbagai pelatihan yang dapat diakses secara fleksibel dari mana saja," lanjutnya.

Berkat kemudahan dan kecanggihan zaman sekarang, pelaku usaha dapat dengan mudah menemukan program edukasi di aplikasi Shopee. Dengan adanya program tersebut, ia berharap pelaku UMKM terus belajar beradaptasi dengan perkembangan pasar dan memanfaatkan digital dengan maksimal.

"Harapannya, program ini dapat menjadi bekal bagi UMKM untuk terus bertumbuh, beradaptasi dengan perkembangan pasar, dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal," pungkasnya.