Skripsi Taranda telah selesai dan ia tinggal menunggu proses berikutnya. Namun, takdir berkata lain sehingga Taranda tak sempat hadir wisuda dan mengambil ijazah miliknya.

Semula, Taranda diduga hanya flu dan batuk biasa. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, Taranda ternyata mengalami infeksi paru-paru.

"Orang tuanya shock, karena dia pendiam. Kalau sakit jarang omong, tidak mengungkapkan kepada keluarga," paparnya.

Taranda berkuliah di bidang yang sangat ia sukai, yakni Tata Boga. Ia juga menempuh jurusan serupa saat bersekolah di SMK.

Kecintaannya terhadap dunia memasak juga terlihat di rumah. Taranda kerap bereksperimen memanfaatkan peralatan milik keluarga untuk mengerjakan praktik kuliah. Hasilnya sesekali ia bawa untuk dicicipi bersama keluarga.

Bidang tata boga terasa dekat dengan keluarga Taranda. Sejak ia kecil, ibunya, Nanik, gemar memasak dan membuatkan makanan untuk Taranda.

Berangkat dari hal itu, ia tumbuh menjadi sosok yang suka dunia kuliner dan menyeriusinya melalui pendidikan.