Indonesia kini menghadapi beban ganda masalah gizi (double burden of malnutrition), di mana peningkatan pesat kasus obesitas anak terjadi bersamaan dengan tingginya angka stunting akibat kurang gizi.

Data menunjukkan bahwa pada tahun 2024, tingkat prevalensi obesitas pada anak laki-laki dan perempuan di Indonesia mencatatkan lonjakan kenaikan absolut terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Setelah bertahun-tahun gagal mengontrol berat badan lewat penanganan medis lokal, Intan akhirnya dirujuk ke klinik rujukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta di bawah penanganan dokter spesialis anak dr Yoga Devaera.

dr Yoga membeberkan bahwa sekitar seperlima dari pasien anak yang ia tangani mengidap obesitas. Namun, banyak orang tua di Indonesia yang baru membawa anaknya berobat ketika kondisi fisiknya sudah memburuk atau disertai komplikasi penyakit lain.