Setelah sekitar enam bulan, muncul sejumlah tanda bahwa transplantasi tersebut mulai mengalami kegagalan. Pada akhirnya, ginjal babi itu harus diangkat karena fungsinya terus menurun.

"Dokter-dokter itu sampai menitikkan air mata ketika memberi tahu saya bahwa Wilma mengalami penolakan," ujar Andrews kepada National Kidney Foundation.

Namun, hanya 82 hari kemudian, Andrews kembali menjalani operasi transplantasi, kali ini menerima ginjal dari donor manusia. Dalam sebuah kejadian yang cukup langka, organ tersebut ternyata pada dasarnya merupakan kecocokan yang hampir sempurna bagi Andrews, sesuatu yang tidak sering terjadi.

Menurut penelitian tersebut, hingga 1 September, ginjal manusia yang baru diterimanya masih berfungsi dengan baik, atau telah bertahan selama 231 hari.

"Kasus ini menunjukkan potensi sekaligus tantangan yang masih ada dalam xenotransplantasi ginjal pada manusia," tulis para peneliti.

Lihat juga Video Haru, Pria Ini Rela Donorkan Ginjal untuk Sahabat yang Sakit Kronis