Kisah Umar bin Khattab yang meminta hujan kepada Allah SWT melalui paman Nabi Muhammad SAW, Abbas bin Abdul Muthalib, disebutkan dalam Shahih al-Bukhari. Dalam buku Tarikh Khulafa karya Ibrahim al-Quraibi, Anas bin Malik mengisahkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat kemarau panjang.

Umar berkata, "Ya Allah, sesungguhnya kami dulu memohon kepada-Mu dengan perantara Nabi kami, lalu Engkau menurunkan hujan pada kami. Sesungguhnya kami sekarang memohon kepada-Mu dengan perantara paman Nabi kami, maka turunkanlah hujan bagi kami." Anas bin Malik mengatakan, "Lalu hujan turun pada mereka." (HR. Bukhari)

Ibrahim al-Quraibi juga mengutip penjelasan Ibnu Hajar mengenai riwayat Zubair bin Bakkar tentang doa Abbas dalam peristiwa tersebut. Dalam riwayat itu disebutkan bahwa ketika Umar meminta hujan melalui Abbas, Abbas berdoa,

"Ya Allah, sesungguhnya musibah tidak menimpa kami kecuali disebabkan dosa kami. Musibah itu pun tidak akan terangkat kecuali dengan tobat. Sesungguhnya mereka memohon kepada-Mu melalui perantara diriku sebab kedudukanku di sisi Nabi-Mu, dan inilah tanganku terpanjat pada-Mu dengan dosa-dosa. Perlindungan kami adalah dengan bertobat. Karena itu turunkanlah hujan bagi kami."

Setelah itu langit berawan seperti gunung, hingga akhirnya air hujan turun membasahi bumi, dan manusia dapat menjalankan kehidupan kembali.