Menyambut hal tersebut, Direktur CV Berkah Pangan Nusantara Ryza Sulistyanawati menegaskan kesiapan pihaknya untuk menjaga kesinambungan pasokan berkualitas demi memenuhi permintaan pasar Malaysia sekaligus memperluas jangkauan distribusi produk.

Pada kesempatan yang sama, penandatanganan kesepakatan kerja sama investasi dan ekspansi bisnis juga disepakati oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Dumai Zulfan Ismaini, bersama Presiden Malay Economic Development Chamber (MEDC) Zaini bin Atan, dengan nilai indikatif kerja sama senilai 100.000 dolar AS.

Ruang lingkup penjajakan kemitraan ini meliputi sektor minyak dan gas bumi, pengembangan kapasitas usaha terpadu, sertifikasi kompetensi tenaga kerja terampil, serta promosi pariwisata dan wisata kesehatan (health tourism).

Presiden MEDC Zaini bin Atan menggarisbawahi bahwa penandatanganan ini menjadi fondasi awal yang kokoh untuk membuka berbagai peluang kemitraan lintas batas secara konkret.

Sejalan dengan pandangan tersebut, Penasihat MEDC Datuk Sri Syed Hussein Al Habshee menyoroti pentingnya program penguatan kompetensi tenaga kerja Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi (Technical and Vocational Education and Training/TVET) agar selaras dengan kebutuhan standar industri modern di Malaysia.

Ketua Kadin Kota Dumai Zulfan Ismaini turut menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti kesepakatan ini melalui temu bisnis teknis antarpelaku usaha di Dumai dan Malaysia.