NADIKABAR.COM — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Shanghai menggelar malam promosi budaya bertajuk "Building the Future Together" pada Jumat (18/9) untuk mengenalkan berbagai destinasi wisata Tanah Air.
"Tema ini mengandung pesan yang sangat penting, yaitu persahabatan tumbuh dari interaksi, rasa saling memahami, dan keinginan untuk bekerja bersama," kata Konsul Jenderal RI di Shanghai Berlianto Situngkir dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Beijing, Sabtu.
Malam promosi kebudayaan itu, menurut Berlianto, menunjukkan destinasi wisata Indonesia yang beragam, produk-produk bernilai tambah, serta peluang perdagangan dan investasi.
"Indonesia dan China telah mencapai kemajuan signifikan dalam kerja sama ekonomi. Sekarang, kita memiliki kesempatan untuk membawa kemitraan ini selangkah lebih maju: dari investasi ke kemampuan industri, dari transfer teknologi ke inovasi bersama dan dari kemitraan bisnis ke pengembangan SDM dan pengetahuan," kata Berlianto, menambahkan.
Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun dalam acara yang sama mengatakan di luar perdagangan dan investasi, hubungan antarmasyarakat merupakan pilar bagi masa depan kedua negara yang inklusif dan berkelanjutan.
"Pilar masyarakat ini perlu diperkuat melalui kerja sama pendidikan, budaya, pariwisata, dan media antara kedua Indonesia dan China. Bayangkan apa yang dapat kita capai bersama dalam dekade mendatang," kata Dubes Djauhari dalam sambutannya pada acara yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Shanghai He Qing dan tamu undangan dari berbagai kalangan yang jumlahnya 205 orang itu.
Berlianto menyebut salah satu wujud kedekatan Indonesia-China adalah meningkatnya mobilitas masyarakat kedua negara.
Pada 2025, terdapat 1,34 juta wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia atau meningkat 12,2 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dalam acara tersebut juga ditampilkan pertunjukan tari tradisional dan penampilan akapela lagu daerah dari Indonesia dan kuliner asal Indonesia. Tari tradisional dibawakan oleh para pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di China.