Meski demikian, Sri Sultan juga mengingatkan pentingnya menghidupkan nilai-nilai tata, titi, tatas, dan wiguna dalam tata kelola pemerintahan.
"Tata menekankan keteraturan sistem dan prosedur, titi mencerminkan ketelitian serta integritas, tatas berarti menuntaskan pekerjaan secara konsisten, sedangkan wiguna memastikan setiap kebijakan dan belanja memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Sultan.
Menurut Sri Sultan evaluasi TP2DD perlu diarahkan pada ukuran yang lebih substantif, meliputi efisiensi proses, kualitas akuntabilitas belanja, kontribusi terhadap pelayanan publik, hingga peningkatan kapasitas kelembagaan.
"Implementasi KKI Online Payment hendaknya menjadi awal pembaruan yang konsisten. Setelah hari ini, tanggung jawab kita adalah memastikan sistem bekerja, hambatan diselesaikan, dan manfaatnya dapat dibuktikan," ujar Sri Sultan.