Sultan juga menekankan pentingnya perluasan elektronifikasi penerimaan daerah, ketepatan dan ketertiban pembayaran turut menjaga kelancaran arus kas pelaku usaha lokal, sehingga sinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) perlu diperkuat untuk mendukung efisiensi dan ketangguhan ekonomi daerah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo mengatakan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Oleh karena itu, lanjut dia, berbagai inovasi pembayaran digital diharapkan tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga mendukung transparansi, efisiensi belanja, peningkatan pendapatan daerah, dan kualitas pelayanan publik.
"Terkait dengan KKI Online Payment yang hari ini diluncurkan, pada intinya semuanya dalam rangka memberikan kemudahan transaksi secara digital di daerah," kata Sudibyo.