NADIKABAR.COM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 aktif memetakan potensi ekonomi biru di kawasan transmigrasi. Pemetaan dilakukan untuk mendukung kebijakan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf mengatakan hasil pemetaan akademisi dan peneliti akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam mengembangkan potensi perikanan dan kelautan sesuai karakteristik daerah. Pemetaan tersebut juga diharapkan dapat memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami mengharapkan Tim Ekspedisi Patriot dapat memberikan masukan-masukan positif bagi Kementerian Kelautan dan Perikanan, sekaligus memetakan potensi-potensi di daerah sehingga pembangunan ekonomi biru dapat berjalan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan dan warga pesisir," kata Didit dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Hal ini disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada 1.476 anggota Tim Ekspedisi Patriot di Balai Kartini, Jakarta beberapa waktu lalu.

Didit menjelaskan pengembangan ekonomi biru menjadi salah satu fokus KKP dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengabaikan keberlanjutan sumber daya laut. Melalui modernisasi sektor perikanan, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas hasil tangkapan, memperkuat rantai dingin (cold chain), serta mendorong peningkatan nilai tambah komoditas perikanan agar mampu bersaing di pasar ekspor.