NADIKABAR.COM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menegaskan dukungannya terhadap program Ambassador's Fund for Cultural Preservation (AFCP) AS untuk memperkuat pelestarian warisan budaya bawah laut, termasuk situs bersejarah bangkai kapal USS Houston di Selat Sunda.

Bangkai eks-USS Houston merupakan situs makam perang Perang Dunia II sekaligus tempat peristirahatan terakhir bagi lebih dari 650 pelaut dan personel Korps Marinir AS.

"Dengan berpartisipasi dan mendukung AFCP, kami tidak hanya melindungi sejarah, kami juga menghormati jiwa yang berani yang berada di sana dan memastikan sejarah kami terlindungi," kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta pada acara peluncuran USS Houston Shipwreck Preservation Project di Jakarta pada Rabu.

Proyek dua tahun tersebut akan berfokus pada perlindungan dan pelestarian bangkai kapal USS Houston sebagai bagian penting dari sejarah bersama AS dan Indonesia pada masa Perang Dunia II.