NADIKABAR.COM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan simulator penangkapan ikan sebagai sarana pembelajaran dan pelatihan untuk mendukung peningkatan keterampilan awak kapal perikanan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, mengatakan pemanfaatan simulator menjadi bagian dari transformasi sistem pelatihan dan sertifikasi awak kapal perikanan.
Menurut dia, simulator memberikan kesempatan kepada peserta untuk berlatih menghadapi berbagai kondisi operasi kapal, termasuk situasi navigasi dan kondisi darurat, tanpa harus selalu bergantung pada ketersediaan kapal latih.
Ia menambahkan simulator memungkinkan peserta melakukan latihan secara berulang dengan berbagai skenario, sementara hasil latihan dapat dievaluasi secara lebih terukur.