KKP telah menyerahkan 15 unit dapur perebusan garam kepada masyarakat pesisir Bireuen. Jumlah tersebut merupakan tahap awal dari target pembangunan 55 unit di kabupaten tersebut.
Secara keseluruhan, KKP menargetkan pembangunan 506 unit dapur perebusan garam yang tersebar di lima kabupaten di Aceh, yakni Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, dan Aceh Timur.
Huda menyampaikan pembangunan fasilitas permanen tersebut ditujukan untuk memulihkan kegiatan produksi sekaligus memperkuat ketahanan sarana usaha garam rakyat terhadap potensi bencana.
Ia menyebut dari sisi ekonomi, garam hasil perebusan masyarakat dijual dengan kisaran harga Rp3.000–Rp6.000 per kg, sedangkan harga pasar rata-rata berada pada kisaran Rp6.000–Rp9.000 per kg.