"Tujuan kami memang ingin memediasi dan mencari titik tengah agar warga bisa rukun kembali. Namun, sampai saat ini kami masih menunggu dan berusaha membangun komunikasi agar kedua belah pihak mau bertemu," kata Ervan.
Terdapat perbedaan keterangan mengenai status penyelesaian kasus tersebut. Polisi menyebut kedua pihak telah dimediasi dan berdamai, sedangkan korban dan pihak kelurahan menyatakan belum ada pertemuan yang mempertemukan kedua belah pihak.
Pihak kelurahan masih berharap proses mediasi dapat terlaksana sehingga persoalan pembakaran sampah yang memicu cekcok tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.