"Melalui layanan PAUD yang berkualitas, kami berharap setiap anak di Klaten memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai potensi dan tahap perkembangan," kata Jaka dalam keterangan resmi dikutip Senin (2/11).

"Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, masyarakat, dan Bunda PAUD, semuanya harus berjalan seiringan," jelasnya.

Upaya menyosialisasikan pentingnya pendidikan sejak dini juga melibatkan masyarakat melalui lomba video kampanye Wajib Belajar PAUD 1 Tahun Pra-Sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepada orang tua mengenai manfaat pendidikan anak usia dini.

Salah satu pemenang, Bunda PAUD Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Erna Yuli Hastuti, mengaku tidak menyangka dapat meraih juara pertama dalam kategori desa.

Dia berharap lomba tersebut tidak sekadar mendorong kreativitas peserta dalam membuat konten, tetapi juga memperkuat peran Bunda PAUD dalam mengedukasi masyarakat di wilayah masing-masing.

"Harapan saya ke depan dengan adanya lomba ini memacu Bunda PAUD di Desa, tidak hanya semangat ngonten tapi semangat mensosialisasikan dan mengedukasi ke masyarakat di Desa setempat agar bisa mengajak putra-putrinya mendaftar di PAUD setempat. Dengan harapannya agar menumbuhkan generasi bangsa yang berprestasi dan membanggakan," terangnya.