Kebijakan itu diharapkan dapat memastikan para pelaku di tingkat tapak, terutama masyarakat yang ikut berperan dalam menjaga keanekaragaman hayati, mendapatkan manfaat sepenuhnya dari penerapan skema pendanaan itu. Menghindari keuntungan diperoleh pihak perantara.

Tidak hanya itu, KLH juga sudah berdiskusi dengan para kelompok sipil yang belajar dari pengalaman implementasi perdagangan karbon, mendukung agar kebijakan kredit keanekaragaman hayati secara realitas dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Jadi prinsipnya sama. Supaya ini tidak jadi yang mendapatkan manfaat adalah yang middleman, isinya nyusun dokumennya sampai berwaktu-waktu itu biayanya gede," tuturnya.