Lebih lanjut, Andina menyampaikan bahwa pengolahan sampah sisa makanan sebaiknya dilakukan sedekat mungkin dengan sumber sampah, bahkan dapat diolah sendiri dengan metode yang sesuai dengan kondisi daerah.
"Jadi kalau misalnya ada metodologi untuk mengolah sampah sisa makanan, paling dekat dari sumber atau bahkan bisa diolah sendiri, maka itu adalah prioritas utama," ujarnya.
Menurut Andina, pengomposan merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengolah sampah sisa makanan. Ia juga menyampaikan bahwa rumah kompos merupakan contoh solusi yang dapat diterapkan dalam menyelesaikan persoalan sampah di daerah-daerah. Setelah pengolahan sampah sisa makanan menjadi prioritas, menurut dia, pemerintah daerah dapat menentukan teknologi pengolahan yang paling tepat untuk meminimalkan emisi.