NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono memastikan penguatan pengawasan perusahaan yang berada di ekosistem gambut, termasuk memastikannya tetap basah, dan kewajiban berkomunikasi dengan masyarakat setempat mengenai pengelolaan sekat kanal.

Menurut keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis, Wamen LH/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Diaz menyatakan pentingnya pelibatan aktif pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat lokal dalam menjaga tingkat kebasahan gambut dan memastikan keberlanjutan infrastruktur mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lapangan.

"Saya sudah diskusi dengan gubernur dan perusahaan-perusahaan yang ada di konsesi, nanti akan ada penetapan gubernur untuk bupati dan kepala desa. Mereka akan bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan ke masyarakat terkait sekat kanal dan pompa yang akan dibangun," kata Wamen LH Diaz usai mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman dalam Forum Koordinasi Penanganan Karhutla Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Rabu (14/10).

Wamen Diaz menekankan perlunya menjaga gambut tetap basah melalui pembangunan dan pengelolaan sekat kanal serta pompa air, sekaligus memastikan perusahaan