"Oh belum, belum sampai ke situ ya (KLB). Saat ini asesmennya adalah ini dalam pengendalian. Dengan asesmen KLH adalah kapasitasnya ada, cukup pada saat ini untuk melakukan pengendalian. Jadi, eh, silakan dilakukan. Walaupun kalau ini membesar atau bagaimana, jangan terjadi ya. Kami siap untuk ada perbantuan dari BNPB gitu ya dan juga kita akan minta bantuan dukungan eh dari mitra-mitra yang lain. Ya.. Tapi, semoga tidak perlu sampai ke situ," pungkasnya.

Diketahui, kebakaran hebat terjadi di tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo Solo. Puluhan armada pemadam kebakaran (Damkar) hingga water canon diterjunkan untuk memadamkan kobaran api.

Kebakaran gunungan sampah diketahui pada Rabu (2/9) sekira pukul 18.00 WIB. Kencangnya tiupan angin di sekitar lokasi membuat api cepat merembet ke titik lain.Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Herwin Tri Nugroho, mengatakan api merembet dengan cepat karena faktor angin.

"Iya, dari tumpukan sampah, tapi kan tertutup apa, enggak kelihatan dari pos ya, karena di belakang gedung. Terus karena angin sore malam ini apa, kenceng, jadi memperluas titik api," katanya ditemui di lokasi, Rabu (2/9/2026).