Kapasitas tersebut perlu diikuti dengan pemerataan lokasi fasilitas. Sebab, sebagian besar gudang beku masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara wilayah Sumatera dan kawasan timur Indonesia yang menjadi sentra perikanan tangkap masih menghadapi keterbatasan fasilitas rantai dingin.
Kondisi tersebut membuat keberadaan cold storage di pelabuhan perikanan belum otomatis memberikan manfaat yang optimal bagi nelayan kecil.
Dani mengatakan, sebagian nelayan skala kecil tidak mendaratkan hasil tangkapannya di pelabuhan perikanan berskala besar, sehingga fasilitas yang tersedia lebih banyak dimanfaatkan kapal besar, industri, maupun pedagang atau pengumpul dengan kapasitas usaha lebih besar.
Karena itu, KNTI menekankan bahwa pembangunan cold chain perlu melihat akses nelayan terhadap keseluruhan ekosistem, bukan hanya menambah kapasitas penyimpanan.