NADIKABAR.COM — Koalisi Bali Emisi Nol Bersih menggelar ajang penggalangan solusi iklim tingkat akar rumput di Pekan Iklim Bali 2026 untuk memperluas penerapan inovasi ramah lingkungan di tingkat desa dan banjar.

"Sesi pitch day ini sebetulnya kami mengundang NGO lokal yang ada di Bali, koperasi, desa, atau desa adat yang memang sudah punya solusi iklim untuk memperluas atau mereplikasi solusi tersebut dan kami berikan pendanaan katalitik," kata Kepala Sekretariat Koalisi Bali Emisi Nol Bersih Ni Putu Sekar Trisnaning Laksemi, di Denpasar, Rabu.

Ia menyampaikan program tersebut merupakan wujud nyata dukungan terhadap target Bali emisi nol bersih pada 2045 setelah sebelumnya sukses menyusun dokumen perencanaan strategis di tingkat masyarakat.

Dari total 16 proposal inovasi yang masuk ke Pekan Iklim Bali, proses seleksi dilakukan secara ketat melalui tahap administrasi, penilaian proposal, hingga uji teknis untuk mengerucut menjadi lima finalis terbaik.

Penilaian juga melibatkan juri eksternal dari lembaga filantropi, Viriya ENB, dan perbankan swasta agar memberikan perspektif komprehensif terkait program keberlanjutan.