NADIKABAR.COM — Kodam XVII Cenderawasih berhasil menjuarai Piala Panglima TNI Esports 2026 dalam turnamen yang mempertandingkan game PUBG Mobile di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengapresiasi seluruh peserta dan penyelenggara serta menilai semua peserta telah memberikan kontribusi dalam kompetisi tersebut, terlepas dari hasil akhir yang diraih.

"Terima kasih bagi para peserta dan selamat untuk pemenang. Saya rasa semuanya juga menjadi pemenang, cuma urutannya saja yang berbeda," kata Panglima TNI Jenderal TNI Agus.

"Terima kasih bagi penyelenggara yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini dengan sangat baik, dan hati-hati kembali ke kampung halamannya masing-masing."

Kodam XVII Cenderawasih bersaing ketat dengan Kodam V Brawijaya, yang berada di posisi kedua, dalam perebutan klasemen akhir secara keseluruhan.

Kedua tim tampil konsisten sepanjang pertandingan, dan menunjukkan konsistensi dalam memenuhi dua objektif utama PUBG Mobile, yakni mengumpulkan poin eliminasi dan menguasai medan, sehingga mampu bersaing di posisi teratas hingga akhir turnamen.

Ketua Bidang Kompetisi Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) Canka Adzana Jagat Subiyanto mengatakan Piala Panglima TNI Esports 2026 diharapkan menjadi jembatan bagi komunitas esports di daerah untuk memperoleh wadah kompetisi sekaligus mengembangkan potensi atlet.

"Harapan kami, ini bisa menjadi jembatan dan wadah untuk teman-teman komunitas esports di daerah," kata Canka.

Ia mengakui tantangan utama penyelenggaraan kompetisi tersebut adalah menjangkau komunitas esports yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Meski demikian, ia berharap kompetisi tersebut dapat mendorong lebih banyak komunitas untuk berpartisipasi, terlebih dengan dukungan TNI.

Canka juga menyampaikan bahwa PB ESI berencana mengakomodasi lebih banyak jenis permainan selain PUBG Mobile pada kompetisi mendatang, menyesuaikan dengan perkembangan komunitas game di Indonesia.

"Kita akan coba game-game lain selain PUBG, karena di Indonesia juga banyak game. Kita berencana mengakomodasi game-game lain selain PUBG,” ujar Canka.

Lebih lanjut, Canka mengatakan PB ESI membuka peluang untuk mengembangkan peserta berpotensi menjadi calon atlet esports melalui sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), sehingga mereka dapat dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi.