"Dengan mempertemukan kedutaan besar, desainer, lembaga pelestarian warisan budaya, kolektor, dan komunitas budaya, mode turut memperkuat cara Asia Tenggara memandang identitas kawasannya sendiri, sekaligus bagaimana kawasan ini dikenal dan dipandang oleh dunia," katanya.
Ia berharap penyelenggaraan pameran bisa mendorong generasi muda untuk mengenal dan mengapresiasi kekayaan warisan serta mendukung pewarisan pengetahuan dan tradisi antar-generasi.
Di samping itu, ekshibisi diharapkan dapat membuka ruang dialog tentang warisan tekstil kawasan dan mempererat hubungan antar-negara di Asia Tenggara.
Penyelenggara Jakarta Fashion Week (JFW) berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata, Indonesian Heritage Agency, Museum Nasional Indonesia, Adhvan Media, dan ASA dalam menghadirkan ekshibisi "Waves of Weave."
Warga yang berminat untuk menyaksikan pameran bisa datang ke Museum Nasional Indonesia pada hari Selasa sampai Minggu pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuknya Rp50 ribu per orang.