Benjolan tersebut terbentuk akibat penumpukan lemak di bawah kulit. Biasanya, kondisi ini dapat muncul di sekitar siku, lutut, tangan, atau bagian tubuh lainnya.
Selain itu, terdapat xanthelasma, yaitu endapan kekuningan yang muncul di sekitar kelopak mata. Meski demikian, kemunculannya tidak selalu berarti seseorang memiliki kolesterol tinggi sehingga tetap memerlukan pemeriksaan medis.
Nyeri dada dapat menjadi tanda komplikasi ketika penumpukan plak kolesterol mempersempit pembuluh darah yang memasok darah ke jantung.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan angina, yaitu nyeri atau rasa tertekan di dada akibat otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup.
Keluhan ini tidak boleh dianggap sebagai tanda biasa, terutama jika disertai sesak napas, keringat dingin, mual, atau nyeri yang menjalar ke lengan dan rahang. Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala tersebut.
Penumpukan plak juga dapat terjadi pada pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju kaki. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit arteri perifer.
Salah satu keluhannya adalah rasa nyeri, kram, atau pegal pada kaki ketika berjalan atau beraktivitas. Rasa tidak nyaman tersebut biasanya berkurang setelah beristirahat.
Jika sering mengalami keluhan seperti ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah terdapat gangguan aliran darah.