Disinggung juga soal prioritas kebijakan luar negeri pemerintah Kolombia, termasuk "upaya memerangi kejahatan transnasional dan menjaga keamanan nasional".
"Kolombia juga mempertimbangkan pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang telah terkonfirmasi, serangan terverifikasi terhadap negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik Timur Tengah, blokade Selat Hormuz, dan tindakan otoritas negara itu (Iran-red) yang menghambat upaya Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) untuk memverifikasi cakupan program nuklir Iran," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Kolombia.
"Fakta-fakta ini mengikis kepercayaan Kolombia terhadap pemerintah Republik Islam Iran," sebut Kementerian Luar Negeri Kolombia dalam pernyataannya.