Presiden baru Kolombia, Abelardo de la Espriella, telah mengubah arah aliansi negaranya sejak menjabat pada Agustus lalu.

De la Espriella mempercepat upaya untuk memulihkan hubungan negara Amerika Selatan itu dengan Israel, sekaligus membalikkan sikap tegas pendahulunya, Gustavo Pertro, terkait genosida oleh Israel di Jalur Gaza.