NADIKABAR.COM — Pasangan atlet para tenis meja Indonesia Komet Akbar/Sella Dwi Radayana gagal menembus fase gugur setelah menorehkan tiga kali kekalahan dalam fase grup B ganda campuran kelas XD20, pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang.
Berdasarkan statistik penyelenggara, hasil negatif tersebut didapat setelah keduanya kalah melawan wakil dari Jepang, Nariaki Kakita/Riri Miura, dengan skor 2-3 (11-6, 7-11, 9-11, 11-8, 9-11) saat pertandingan terakhir atau ketiga grup di Sky Hall Toyota, Rabu.
Pada pertandingan pertama, pasangan Merah Putih itu juga menuai kekalahan saat mengawali perjuangan. Mereka dikalahkan atlet dari Kazakhstan, Marat Surtubayev/Altynay Yerzhankyzy, dengan skor 1-3 (11-5, 8-11, 10-12, 7-11). Kedua pasangan sempat bermain ketat pada gim kedua dan ketiga, namun wakil Kazakhstan mampu bermain lebih tenang saat gim keempat sehingga memastikan kemenangan.
Saat laga kedua, wakil Tanah Air itu juga kembali menuai kekalahan melawan pasangan dari China, Hao Lian/Chunxiao Hou dengan skor 1-3 (4-11, 6-11, 11-9, 4-11). Kerja sama Komet yang berumur 40 tahun dan Sella yang berusia 30 tahun, belum mampu melawan dominasi pasangan China itu. Keduanya hanya mampu mencuri keunggulan saat gim ketiga dan terpaksa mengakui keperkasaan lawan dalam tiga gim lainnya.Hasil negatif dalam tiga rangkaian pertandingan Grup B itu membuat Komet Akbar/Sella Dwi Radayana tidak mampu menembus babak selanjutnya yakni semifinal. Mereka bahkan menjadi juru kunci grup alias menduduki posisi keempat tanpa satu pun kemenangan.
Sementara itu, nomor ganda campuran kelas XD20 adalah nomor pertandingan tenis meja bagi dua atlet putra dan putri penyandang disabilitas fisik minimal yang bermain sebagai pasangan dengan klasifikasi standing (bermain sambil berdiri).