Menurutnya, diplomasi Indonesia berpedoman pada kepentingan nasional. Oleh karena itu, Komisi I akan terus mencermati keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace supaya tetap sejalan dengan kepentingan nasional yakni mendukung kemerdekaan Palestina.

Sebelumnya, Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, juga audah buka suara terhadap persoalan ini.

Menurutnya, Yvonne, keikutsertaan Indonesia dalam dewan bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump itu adalah demi memastikan kepentingan dan aspirasi rakyat Palestina tetap menjadi prioritas dalam rencana rekonstruksi Jalur Gaza.

Namun, Yvonne menuturkan saat ini pemerintah Indonesia masih menangguhkan pembahasan mengenai BoP, termasuk rencana Indonesia mengirim pasukan TNI ke Jalur Gaza.

Ia menuturkan pembahasan BoP dan pengiriman pasukan ISF ini mempertimbangkan juga perkembangan situasi dan dinamika di Timur Tengah yang masih sangat dinamis.