NADIKABAR.COM — Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi menyatakan kemandirian susu nasional memerlukan penguatan ekosistem peternakan secara menyeluruh.

“Kemandirian susu nasional bukan sekadar persoalan menambah sapi, tetapi membangun ekosistem yang membuat peternak mampu menghasilkan susu secara produktif, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Siti Hediati Hariyadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Komisi IV DPR RI bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian meninjau Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Koperasi Usaha Tani Ternak Suka Makmur di Kabupaten Pasuruan mampu menghasilkan sekitar 35 ton susu segar setiap hari.

Koperasi tersebut menaungi lebih dari 2.000 peternak dengan populasi sekitar 8.700 sapi perah lokal. Potensi itu ditinjau langsung oleh Komisi IV DPR RI bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Kunjungan kerja tersebut bertujuan melihat rantai pasok susu dari hulu hingga hilir secara langsung. Koperasi ini tidak hanya menampung susu, tetapi juga menyediakan pakan dan layanan kesehatan ternak.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda memaparkan produksi susu dalam negeri baru memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan nasional.

Sebanyak 80 persen kebutuhan susu dalam negeri lainnya masih harus dipenuhi melalui skema impor. Untuk menekan angka impor tersebut, pemerintah menargetkan penambahan sedikitnya 600 ribu ekor sapi perah hingga 2029. Kementerian Pertanian juga menyiapkan skema pembiayaan, subsidi uang muka, asuransi ternak, serta modernisasi peralatan pemerahan.

“Pemerintah menargetkan penambahan sedikitnya 600 ribu ekor sapi perah hingga 2029,” ujar Agung Suganda.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Mochamad Rusdi Sutejo yang mendampingi kunjungan tersebut menilai subsektor sapi perah merupakan penopang penting perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen memperluas pemanfaatan lahan hijauan guna menjamin ketersediaan pakan ternak berkualitas.

Ketua KUTT Suka Makmur Evi Zainal Abidin menilai kemitraan antara koperasi dan industri sangat penting untuk memperkuat usaha peternak.

“Industri dan koperasi sudah selayaknya menjadi mitra strategis yang saling membesarkan. Kemitraan yang sehat akan membuka ruang agar peternak berkembang, koperasi semakin kuat, dan industri mendapatkan pasokan susu berkualitas prima,” kata Evi Zainal Abidin.