Anggota Badan Legislatif DPR ini mengatakan upaya pemulihan harus melibatkan masyarakat. Hal itu, kata dia, agar gambut dijaga dengan baik berdasarkan pendekatan ekonomi dan lingkungan.
"BPGMN tidak cukup bekerja biasa-biasa saja, tetapi menunjukkan hasil optimal. Targetnya, untuk jangka pendek kebakaran lahan gambut padam total, dan untuk jangka panjang tidak ada lagi kebakaran di lahan gambut," tuturnya.
Terkait kewenangan dan struktur kelembagaan BPGMN, Daniel mengatakan pihaknya belum dapat memberikan penilaian. Sebab, kata dia, pihaknya belum membaca Keputusan Presiden (Keppres) yang menjadi dasar pembentukan badan tersebut.
"Soal Keppres. Terus terang kami belum membaca dan belum mengetahui isi Keppres tentang BPGMN ini, sehingga belum bisa berkomentar mengenai kewenangan maupun struktur kelembagaannya, harapannya bisa menjawab hal urgent di atas," pungkasnya.
Sebelumnya, Satyawan Pudyatmoko dilantik sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Manggrove Nasional (BPGMN). Selain itu, Mayjen Sriyanto juga dilantik sebagai wakilnya.
Pelantikan itu digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10) siang. Pelantikan itu didasari pada Keppres Nomor 43M Tahun 2026 tentang Badan Pengelolaan Gambut dan Magrove Nasional.