Upaya tersebut, kata dia, harus mencakup pencegahan terhadap kekerasan fisik maupun verbal yang terjadi di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan tinggi.
Lalu mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk menyiapkan regulasi serta melakukan sosialisasi secara masif sebagai bagian dari upaya mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan.
Selain itu, dia meminta siswa dan guru dibekali pemahaman mengenai pencegahan kekerasan. Dia juga mengajak orang tua turut menjaga anak-anak dan lingkungan di sekitarnya.
βKondisinya sudah sangat darurat. Bullying (perundungan) ini masih terus kerap terjadi. Mati satu tumbuh seribu. Ini artinya kita harus betul-betul aware (sadar), kita harus betul-betul fokus untuk menuntaskan kekerasan ini,β ucapnya.