NADIKABAR.COM — Komisi X DPR yang membidangi urusan pendidikan meminta seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan bersama-sama mencegah kekerasan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan.

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, menyampaikan hal itu menanggapi kematian MHAQ (7), siswa kelas II SD Negeri 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, diduga karena mengalami perundungan.

“Kami di Komisi X DPR tentu miris, kemudian sedih mendengar lagi berita seperti ini. Oleh sebab itu, saya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan, ayo kita rumuskan bareng-bareng, ayo kita cegah bareng-bareng tindakan ini,” katanya.

Menurut dia, pencegahan kekerasan perlu dilakukan secara bersama-sama lantaran kasus kekerasan masih kerap terjadi di lingkungan pendidikan.