NADIKABAR.COM — Jersey Timnas Indonesia bukan sekadar identitas di lapangan. Di balik balutan merah dan putih yang dikenakan para pemain, terdapat teknologi tekstil yang dirancang untuk menunjang performa saat bertanding.
Untuk diketahui, jersey terbaru Timnas Indonesia dibuat oleh Kelme sebagai apparel resmi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Seragam ini diperkenalkan pada Maret 2026 dan menjadi jersey pertama dalam kerja sama Kelme dengan PSSI yang berlangsung hingga 2030.
Kelme menyebut jersey mereka dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan performa atlet, termasuk material yang ringan, kemampuan mengalirkan keringat, sirkulasi udara, serta fleksibilitas ketika pemain bergerak.
Menariknya, teknologi pada jersey pemain juga berbeda dengan jersey replika yang dipasarkan untuk suporter. Salah satu karakter utama jersey Timnas Indonesia terbaru adalah penggunaan material yang ringan dan 'bernapas' (breathable).
Kelme menyebut seluruh rangkaian jersey dikembangkan menggunakan kain ultraringan dengan kemampuan bernapas yang tinggi. Material tersebut dirancang untuk membantu mempercepat pengeluaran keringat sekaligus meningkatkan ventilasi.
Hal ini menjadi penting ketika pemain harus bertanding dalam kondisi cuaca panas dan lembap seperti di Indonesia. Jersey yang terlalu berat atau sulit mengeluarkan panas dapat membuat pemain merasa tidak nyaman ketika aktivitas fisik meningkat. Karena itu, desain jersey olahraga modern tidak hanya mempertimbangkan tampilan, tetapi juga bagaimana kain berinteraksi dengan keringat dan udara selama pemain bergerak.