Marwan menegaskan, ketika penanganan kekerasan anak tidak diperkuat dengan upaya pencegahan, maka kejadian serupa berpotensi bisa terus berulang di kemudian hari.

Selain itu, dirinya mengajak seluruh jajaran di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan, salah satunya pesantren supaya memperkuat pola pencegahan kekerasan di lingkungan masing-masing dengan menggandeng pemangku kepentingan maupun pihak eksternal lainnya.

"Ada pelibatan berbagai pihak mengawal pesantren," kata Marwan.