β€œNegara harus hadir cepat. Jangan sampai anak-anak kehilangan motivasi belajar atau bahkan putus sekolah hanya karena fasilitas belajarnya rusak dan tidak segera ditangani,” katanya.

Dirinya berharap sinergi BNPB, pemerintah daerah NTT, dan kementerian teknis bidang pendidikan segera menghasilkan pemetaan riil kerusakan sekolah sebagai dasar pelaksanaan program rehabilitasi secara cepat.

Dengan pemetaan tersebut, pemerintah diharapkan dapat menentukan skala prioritas penanganan sehingga siswa di wilayah terdampak tetap memperoleh hak pendidikan meskipun berada dalam kondisi pascabencana.