NADIKABAR.COM — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan pertemuan dengan Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) untuk membahas langkah strategis penanganan serta pencegahan konflik agraria nasional berbasis pendekatan HAM.

Pertemuan yang berlangsung antara Komisioner Komnas HAM dengan Kepala BRAN Jenderal Polisi Dedi Prasetyo tersebut berlangsung di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat, memfokuskan untuk mendorong kerja sama kelembagaan guna menyelesaikan berbagai sengketa pertanahan yang selama ini dinilai kompleks.

"Komnas HAM baru saja bertemu dengan Kepala BRAN. Pertemuan memang kami rancang karena BRAN merupakan lembaga negara yang sangat penting dan strategis yang cukup lama ditunggu oleh masyarakat, sebab konflik agraria selama ini bertahun-tahun menemui jalan yang cukup sulit dan penuh tantangan," kata Ketua Komnas HAM Anis Hidayah.

Anis mengungkapkan bahwa kasus konflik agraria menjadi salah satu aduan yang paling dominan diterima dan ditangani oleh Komnas HAM dari tahun ke tahun.

Proses penyelesaiannya di lapangan kerap kali menemui jalan buntu karena melibatkan banyak entitas dan kepentingan.