"Masih tidak mengganggu aktivitas warga sekitar, namun ada batasan jarak yang harus diwaspadai," tambahnya.

Saat ini, kata Gatot, Gunung Semeru berada pada Status level III atau siaga. Warga diminta tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.