Dari sisi aktivitas kegempaan, Badan Geologi mencatat empat kali gempa hembusan. Gempa tersebut memiliki amplitudo 30-41 mm dengan durasi tim redaksi 22 hingga 39 detik.

Selain itu, aktivitas kegempaan juga mencakup 17 kali gempa harmonik, 34 kali gempa low frequency, serta 44 kali gempa hybrid/fase banyak.

"Empat kali gempa hembusan dengan amplitudo 30-41 mm, dan lama gempa 22-39 detik, 17 kali Harmonik dengan amplitudo 24-46 mm, dan lama gempa 23-387 detik," tulisnya.

"Tiga puluh empat kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 19-45 mm, dan lama gempa 6-19 detik, 44 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 20-46 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 7-23 detik," imbuhnya.

Badan Geologi juga mencatat satu kali gempa tremor menerus. Gempa tersebut memiliki amplitudo 5-15 mm dengan amplitudo dominan 10 mm.