Menu yang disajikan pada Kamis yakni nasi putih, sop berisi makaroni, jamur, wortel, ayam iris. Lalu lauknya tahu pong dan buah kelengkeng.

Pihak sekolah kemudian melaporkan dugaan keracunan itu ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Siswodipuran 2 yang menyuplai MBG ke sekolah tersebut. Dari SPPG yang melapor ke Dinas Kesehatan.

Pihak sekolah selanjutnya juga melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali. Petugas medis dari Puskesmas Boyolali I, kemudian mendatangi SMPN 6 Boyolali dan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada siswa yang sakit.

Kepala SMPN 2 Boyolali, Siyamto Budi, mengatakan ada sejumlah siswa yang mengalami keluhan sakit perut dan diare. Hari Kamis kemarin ada 3 siswa dan hari ini ada 4 siswa. Mereka masuk sekolah dan tidak sampai dibawa ke Puskesmas.

"Kemarin ada 3, hari ini ada 4. Itupun anaknya yang kemarin salah satunya," kata dia.