"Kita akan melanjutkan kerja-kerja konkret dari apa yang telah dicanangkan dan dilaksanakan selama satu dasawarsa di bawah kepemimpinan Bapak Hamdan Zoelva. Saya mengajak semua untuk berkhidmat agar lebih bersemangat lagi bahu-membahu menguatkan barisan melalui amal-amal nyata dalam memberdayakan Dakwah Ekonomi," tegasnya.
"Kami akan aktifkan seluruh cabang untuk membebaskan masyarakat dari jeratan pinjaman ilegal, memberikan bantuan pangan, serta menyelesaikan masalah warga yang miskin," sambungnya.
Misi Dakwah Ekonomi yang menjadi salah satu agenda prioritas SI akan terus dilanjutkan dan dioptimalkan implementasinya. Hal ini sejalan dengan program strategis nasional yaitu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang akan menjadi instrumen pemerataan dan peningkatan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok desa.
Sebagai Menkop, Ferry akan berupaya mensinergikan antara perjuangan SI dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) karena memiliki tujuan yang sama yaitu pembangunan ekonomi umat. Ia meyakini dengan melibatkan banyak pihak terutama para kader dan anggota SI di seluruh wilayah di Indonesia, program KDKMP akan dapat berjalan dengan baik dan optimal.
"Konsep hadirnya SI ini bukan sekadar mengurus perdagangan, melainkan pemaknaan ulang tentang keadilan, keberkahan, dan solidaritas dalam menghadapi kapitalisme kolonial. Dengan kata lain, SI memperkenalkan logika baru yaitu ekonomi sebagai wahana dakwah sekaligus instrumen nasionalisme," ucapnya.