NADIKABAR.COM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah bersama panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mengevaluasi prosedur keselamatan atlet menyusul tiga insiden dalam penyelenggaraan ajang tersebut.
Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah Budi Santoso di Semarang, Kamis, mengatakan evaluasi telah dilakukan bersama panitia besar Porprov, delegasi teknik, dan pengurus cabang olahraga pada Rabu (28/10) malam.
Tiga insiden tersebut meliputi meninggalnya atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, saat mengikuti perlombaan di perairan sekitar Awann Costa, Semarang Barat, Kota Semarang, Minggu (25/10).
Insiden lainnya menimpa atlet pencak silat asal Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita (19), yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit pada Rabu (28/10).
Selain itu, seorang atlet pencak silat asal Kabupaten Blora mengalami kejang setelah mengalami benturan kepala saat bertanding pada Selasa (27/10).
Budi menjelaskan setiap cabang olahraga memiliki prosedur operasional standar (SOP) yang mengacu pada ketentuan pengurus besar masing-masing cabang olahraga.